Text
Bidadari Meniti Pelangi
Cerpen realis lebih menggambarkan kisah yang dekat dengan kehidupan kita sehari-hari dan bagaimana cerita yang dituangkan itu tampil memikat yang bisa menjadi magnet bagi pembaca
Bidadari Meniti Pelangi merupakan sebuah judul buku kumpulan cerpen S. Prasetyo Utomo yang diterbitkan oleh penerbit Kompas pada tahun 2005. Aku tidak ingat lagi kenapa aku membelinya, kurasa sebagian besar pasti karena gambar sampulnya. Kompas sekali. Buku setebal 170 halaman ini terdiri atas 18 judul cerita pendek yang berbeda-beda.
Menyingkap selimut, Setyawati bangkit. Menghampiri meja kecil, menenggak sisa endapan kopi di cangkir. Dikecap habis. Wajahnya setengah tengadah, belahan bibirnya menganga. Dan endapan kopi di cangkir itu bagai lahar dingin mengalir ke mulutnya. Inilah pemandangan yang paling tak kusukai dari perempuan itu. Dia mengunyah-ngunyah endapan kopi – yang dalam kecapan lidah orang kebanyakan terasa pahit – dengan kegairahan dan kenikmatan yang cuma bisa diciptakan oleh mulutnya sendiri.
Tidak tersedia versi lain